Part of the series: Becoming Astron
Kalau sejauh ini kita sudah banyak bicara soal kenapa dan bagaimana cara berpikir Astro, sekarang saatnya melakukan hal yang paling sederhana: memulai project-nya.
Tenang, ini bukan tulisan yang akan melemparmu ke banyak konfigurasi. Anggap saja seperti pertama kali masuk rumah baru—kita lihat-lihat dulu isinya, bukan langsung renovasi.
Membuat Project Astro Itu Seperti Mengisi Formulir Singkat
Untuk memulai Astro, kamu tidak perlu:
- setup manual
- install belasan dependency
- mikir struktur dari nol
Cukup jalankan satu perintah ini di terminalmu:
npm create astro@latestAstro akan menanyakan beberapa hal dasar, kurang lebih seperti:
- mau rumah tipe apa?
- mau pakai furnitur atau kosong dulu?
- mau langsung ditempati atau pelan-pelan?
Astro membiarkan kamu memilih, bukan memaksa.
Struktur Folder: Kecil, Tapi Jelas
Setelah project dibuat, hal pertama yang terasa adalah: folder-nya tidak ramai.
Beberapa yang paling penting:
src/pages→ tempat halaman websrc/components→ potongan kecil yang bisa dipakai ulangsrc/layouts→ kerangka halamanpublic→ file statis
Tidak ada folder aneh-aneh. Tidak ada rasa “ini buat apa ya?”
Strukturnya seperti lemari yang diberi label dengan benar.
Pages di Astro: File = Halaman
Di Astro, satu file di src/pages sama dengan satu halaman.
Ini seperti:
- satu dokumen Word = satu surat
- satu file = satu URL
Kamu tidak perlu:
- konfigurasi routing
- mapping manual
- mikir alur rumit
Selama filenya ada, halamannya hidup.
File .astro: HTML dengan Sedikit Superpower
File .astro mungkin terlihat baru, tapi isinya sangat familiar.
Isinya:
- HTML
- CSS
- dan sedikit JavaScript di bagian atas
Tidak ada JSX yang ramai. Tidak ada syntax yang terasa “terlalu framework”.
Rasanya seperti menulis HTML biasa, tapi dengan kenyamanan ekstra.
Tidak Perlu Langsung Paham Semuanya
Ini bagian penting yang sering dilupakan.
Di Astro:
- kamu tidak harus paham Island Architecture dulu
- tidak harus tahu hydration di awal
- tidak harus mikir optimasi dari hari pertama
Kamu bisa:
- buat halaman
- lihat hasilnya
- lanjutkan pelan-pelan
Astro tidak menghukum pemula karena “belum optimal”.
Rasanya Seperti Kembali ke Dasar (Dengan Cara yang Baik)
Memulai project Astro itu terasa seperti:
- kembali menulis HTML
- tapi tanpa merasa ketinggalan zaman
- tanpa merasa “kurang modern”
Segalanya terasa lebih tenang. Lebih fokus ke isi, bukan setup.
Postingan ini bukan tentang cara paling benar memulai Astro. Ini tentang menunjukkan bahwa memulai Astro itu tidak menakutkan.
Kalau kamu bisa menulis HTML, kamu sudah punya bekal besar.
Di tulisan berikutnya, kita akan mulai membahas Island Architecture secara lebih praktis—bukan teorinya, tapi kapan kamu benar-benar membutuhkannya, dan kapan tidak.
Karena tidak semua halaman perlu jadi “hidup”.